Skip to main content

Cara Menghitung CPC Adsense dan Rumusnya

 Sebagai seorang blogger yang menjadi publisher di Adsense, tentu sudah tidak asing dengan istilah Cost per Click (CPC). Sebab, pada CPC inilah mereka tahu berapa harga klik per iklan di dalam website mereka. Nah, bagaimana sih cara menghitung CPC Adsense?

Cara Menghitung CPC Adsense dan Rumusnya
Cara Menghitung CPC Adsense dan Rumusnya

Pada pembahasan kali ini, kami akan jelaskan dari dua sisi, pertama untuk publisher, kedua untuk advertiser. Sebab, pada dua ranah subjek itulah, CPC ini dikenal dan menjadi hal yang lumrah.

Menghitung CPC Adsense untuk Publisher

Pada dasarnya, CPC adsense di dalam seorang penerbit iklan di Google Adsense dihitung rata-rata (average). Otomatis, CPC nilainya tidaklah tetap siap klik iklan di dalam sebuah website.

Besar kecilnya CPC ini ditentukan oleh banyak aspek, diantaranya:

  • Negara yang klik iklan
  • Niche atau topik konten dalam website
  • Relevansi iklan
  • Dan beberapa hal lainnya

Dari semua klik yang ada, akhirnya dikalkulasikan menjadi Avg. CPC (Average CPC). Rata-rata harga per klik dalam satu iklan. Dengan begitu, rumus CPC bisa disimpulkan seperti di bawah ini:

Avg. CPC = Penghasilan hingga saat ini / klik

Jadi, CPC bukanlah nilai mutlak sebuah klik. Akan tetapi hanya sebuah rata-rata. Jika Anda ingin tahu bagaimana cara menghitung CPC Adsense yang asli, maka bisa klik  ‘negara-negara’ dan hitung sesuai rumus di atas.

CPC adalah satu mekanisme pembayaran iklan yang paling sering dipakai oleh publisher. Meskipun tergantung jumlah klik, model iklan ini jauh lebih diminati daripada Cost per Million (CPM).

Menghitung CPC Adsense untuk Advertiser

Dalam strategi Search Engine Marketing (SEM), CPC juga merupakan istilah yang umum. Dimana, seseorang harus membayar Google Adsense berdasarkan jumlah orang yang klik iklan yang tayang.

Maka dari itu, bagi seorang pebisnis, menghitung biaya pembayaran Google Ads juga penting. Rumus CPC untuk advertiser bisa dituliskan seperti dibawah ini:

CPC = Total biaya iklan / total klik

Bisa dimisalkan, ketika Anda mengeluarkan uang sebanyak 10 juta untuk iklan Google Ads, dan habis untuk 500 klik, maka CPC yang harus Anda bayarkan adalah:

10 juta / 500 = 20.000,-

Konsepnya tetap sama, disesuaikan oleh relevansi yang meng-klik iklan tersebut. Semakin relevan, semakin tinggi CPC yang harus dibayarkan. Sehingga, para advertiser tentu saja berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dalam hal ini.

Beberapa upaya yang seringkali dilakukan adalah:

Membuat ads copy semenarik mungkin

Desain yang tidak monoton

Landing page yang tinggi konversi

Mengatur grup iklan dengan baik

Semua hal tersebut dilakukan oleh para advertiser agar iklan yang mereka bayarkan mendapatkan konversi bisnis. Model matematis dan analitis penggunaan rumus CPC ini seringkali dilakukan untuk melakukan audit dan evaluasi pada teknik pengiklanan yang telah dilakukan.

Mengenal CTR (Click Through Rate)

Selain rumus CPC, ada satu rumus yang tidak asing dari Adsense, yakni CTR. Memiliki arti rasio klik per tayang (RKT). Secara istilah, bisa dimaknai dengan persentase jumlah yang diterima oleh Ad Units dengan jumlah tampilannya.

Rumus CTR adalah :

CTR = Jumlah klik / tayangan iklan

Pada publisher tentu saja ingin RKT mereka tinggi. Karena semakin tinggi RKT/CTR, maka semakin besar pula pendapatan mereka. Namun, batas terbaik RKT adalah 8-10%. Lebih dari itu, berpotensi di banned oleh sistem.

Penutup

Sedikit penjelasan bagaimana cara menghitung CPC Adsense di atas semoga bisa menjawab pertanyaan Anda. Bagi Advertiser maupun publisher, CPC ada satu elemen adsense yang penting.

Kebijakan Komentar: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Admin
Buka Komentar
Tutup Komentar